Surat untuk Kartini

"Surat untuk Kartini"

Ibunda, 

Suratmu telah lama kuterima

Telah lama pula kubaca

Namun, baru kali ini aku bisa membalasnya


Ceritamu mendidik masyarakat pribumi sangat menyadarkanku

Engkau tidak sekadar ingin memajukan kaum perempuan

Engkau ingin semua masyarakat tidak mampu maju bersamamu


Kegemaranmu menulis surat terhadap sahabat-sahabat

Menyadarkan aku bahwa engkau banyak membaca

Kemahirannu berbahasa asing mampu menyejajarkan dirimu dengan bangsa lain

Engkau tunjukkan keunggulan bangsamu di hadapan mereka


Kesempatan yang engkau dapat untuk melanjutkan pendidikan

Kau berikan pada seorang pemuda yang kelak juga menjadi pahlawan

Kami telah mengenalnya, Haji Agus Salim namanya


Kecintaanmu terhadap Tuhanmu tak perlu lagi diragukan

Kau pinta Kyai Soleh Darat untuk membuat terjemahan kitab sucimu

Ya, bagaimana kita bisa mengamalkan suatu ajaran jika tidak memahami

Sungguh engkau hamba Tuhan sejati, gelar tertinggi yang kau ingini


Kehidupanmu mencapai puncak kesempurnaan tatkala kau terima pinangan Bupati Rembang

Engkau tidak menolaknya meskipun dijadikan yang kesekian

Hingga nafasmu terhenti seusai kau tumpahkan darah untuk generasimu berikutnya


Ibunda, 

Kutulis balasan surat ini dengan merah muka

Kebanyakan kami hanya mengingat kebayamu

Bukan perjuanganmu

Selamat Hari Raya Idulfitri 1445 H

 


Asalaamu'alaikum...

Saya sebagai pribadi yang penuh kelalaian mengucapkan:


"Selamat Hari Raya Idulfitri"

Mohon maaf atas segala kesalahan kepada siapa pun yang pernah berinteraksi dengan saya.

Wassalaam...


jgj

Kaos Legendaris

 "Kaos Legendaris"

Sepasang kaos yang saya beli di kala saya masih tipis, baik body maupun dompet. Saya beli di trotoar Jatinegara Plaza (JP) sebelum menjadi saksi bisu kebrutalan massa pada kerusuhan 1998. Saya beli saat bekerja di pabrik. Jadi sekitar tahun 1995. Berarti usianya sudah 26 tahun sekarang. Wow!
Yang berwarna krem sudah hampir dipensiunkan di awal baru beli karena noda aspal. Saat itu pagi saat berangkat ke pabrik naik PPD 43 yang miring ke kiri, tas saya jatuh. Saya yang berdiri di pintu refleks turun untuk mengambil. Saya lupa kalau bus sudah berjalan...
Saya jatuh telentang di aspal. Alhamdulillah, Allah Mahabaik. Tidak ada kendaraan yang menggilas saya. Saking shocknya, saya kembali pulang tidak jadi bekerja. Kaos krem yang saya kenakan pun penuh dengan warna aspal.
Herannya sudah beberapa kali dicuci noda bekas aspalnya tidak juga hilang. Sempat terpikir untuk membuangnya saja. Memalukan sekali memakai kaos bernoda aspal. Cukup orangnya saja yang bernoda. Kaosnya jangan...
Akhirnya si biru yang biasa saya kenakan untuk pergi-pergi. Karena ia masih terlihat pantas tanpa noda. Adapun si krem hanya untuk di rumah. Ya, meskipun bernoda tetapi bahannya cukup nyaman.
Kini keduanya masih menemani saya di rumah. Kerah si biru sudah brodol. Ia tidak lagi boleh keluar rumah. Noda si krem sudah hilang karena terus-menerus dicuci. Kerahnya pun masih utuh, tapi juga tidak boleh keluar rumah. Kenapa? Karena... Bodyku yang dulu M sekarang XXL!
🤗
*Hikmahnya apa, ya?

Selamat Jalan, Bu Tatiek!


Assalammu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh


Innalillahi Wa Inna illaihi Rojiun 

Telah berpulang ke Rahmatullah salah satu guru terbaik SMA Negeri 75 Jakarta:


TATIEK PURWIANINGSIH BINTI ALM. MOCH KURDI


Hari   : Ahad

Tgl     : 07 April 2024

Pukul : 20.37 WIB


Mohon maaf apabila selama hidup almarhumah ada kesalahan.

Allahumma Laa Tahrimnaa Ajraha Walaa Taftinaa Ba'daha Waghfirlana Wa Laha

Aamiin

🤲